SEKOLAH ADIWIYATA SMP NEGERI 10 TARAKAN

Pengertian Sekolah Adiwiyata - adiwiyata-smpn10tarakan.blogspot.com.

LINGKUNGAN SEKOLAHKU

Lingkungan Sekolah - adiwiyata-smpn10tarakan.blogspot.com.

SEKOLAH HIJAU DAN BERSIH

SMP Negeri 10 Tarakan - adiwiyata-smpn10tarakan.blogspot.com.

SEKOLAH BERBUDAYA LINGKUNGAN : MELALUI PROGRAM ADIWIYATA

SMP Negeri 10 Tarakan - adiwiyata-smpn10tarakan.blogspot.com.

IMPLEMENTASI PENDIDIKAN LINGKUNGAN HIDUP DALAM MEWUJUDKAN SEKOLAH BERBUDAYA LINGKUNGAN

SMP Negeri 10 Tarakan - adiwiyata-smpn10tarakan.blogspot.com.

Tampilkan postingan dengan label Aspirasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Aspirasi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 01 November 2015

CARA PRAKTIS MENANAMKAN KONSEP HIJAU DI SEKOLAH

SMPN10 Tarakan - Mewujudkan konsep lingkungan dengan go green community harus dimulai dengan kesadaran pribadi agar prosesnya dapat berkelanjutan untuk jangka panjang. Oleh karena itu, penerapan kesadaran akan gaya hidup hijau sebaiknya diterapkan sedini mungkin. Salah satu cara efektif untuk melakukannya adalah lewat pendidikan di sekolah, dimana sebagian besar anak melewatkan waktu mereka dalam sehari untuk berinteraksi dengan lingkungan sekitar selain rumah. 



Dalam penerapan konsep hijau ini, hal yang penting untuk diterapkan adalah rasa keterlibatan anak terhadap setiap kegiatan yang berkaitan serta pengetahuan akan manfaat dari menerapkan konsep hidup hijau.

Berikut adalah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menanamkan kesadaran akan lingkungan dengan go green concept:
  • Membuat tempat-tempat sampah yang dipisahkah antara sampah organik dan non organik. Selain itu, sampah non organik pun bisa dipisahkan lagi menjadi sampah plastik, kertas, beling dan logam. Hal ini dilakukan sembari menanamkan pentingnya pengelompokan sampah dalam proses daur ulang.
  • Meluangkan paling tidak beberapa jam dalam seminggu untuk mengajak murid-murid berkebun dan menanam berbagai tanaman seperti bunga, tanaman obat sederhana atau tanaman pengusir nyamuk. Jangan lupa membuat giliran untuk merawat kebun tersebut serta tanamkan kesadaran akan manfaat penghijauan.
  • Menyelipkan program sadar lingkungan dalam kegiatan belajar mengajar dan ekskul, misalnya dengan menyelipkan proyek pembuatan kompos dalam pelajaran IPA atau daur ulang kertas bekas yang diperoleh dari kegiatan belajar mengajar. Hasilnya dapat digunakan untuk membeli sesuatu demi kepentingan murid-murid atau sekolah.
  • Jika ada pelajaran prakarya, ajak murid-murid untuk membuat sesuatu dari barang bekas seperti kertas koran bekas, majalah bekas, gelas plastik bekas dan sebagainya. Jangan lupa untuk menjelaskan mengapa lebih baik menggunakan barang bekas jika memungkinkan.
Menanamkan kesadaran akan pentingnya memiliki lingkungan dengan go green concept harus dilakukan secara bertahap dan konsisten. Akan tetapi, jika dimulai dari tahapan dini seperti di lingkungan sekolah, kesadaran akan konsep tersebut akan lebih mudah tertanam dan terus diingat oleh seseorang hingga ia dewasa.

MEMULAI KAMPANYE GO GREEN DI RUMAH SENDIRI

SMPN10 Tarakan - Konsep lingkungan dengan go green community dapat diterapkan di berbagai jenis komunitas, mulai dari komunitas berskala besar hingga komunitas kecil seperti rumah tangga. Penerapan gaya hidup hijau yang berfokus pada tujuan jangka panjang akan sangat efektif jika telah ditanamkan dengan baik sejak seseorang berada di lingkungan rumahnya sendiri. Jika anda adalah kepala keluarga atau orangtua, anda dapat memulainya dengan memelajari penerapan gaya hidup hijau yang praktis untuk kemudian diajarkan kepada anggota keluarga yang lain dalam basis harian, terutama kepada anak-anak. 

Berikut adalah beberapa ide penerapan konsep lingkungan dengan go green community di lingkungan rumah yang praktis untuk dilakukan oleh semua anggota keluarga:
  • Membiasakan untuk selalu mematikan barang-barang elektronik seperti AC, lampu, TV, radio dan pemutar DVD jika tidak digunakan. Jangan lupa juga untuk membiasakan agar kabel listrik dari alat-alat ini selalu dicabut jika tidak digunakan.
  • Membuat tempat sampah yang terpisah antara sampah basah dan kering, lalu mengajarkan anak-anak untuk membuang sampah sesuai dengan pemisahannya.
  • Membiasakan anggota keluarga untuk mengurangi pemakaian kertas jika tidak diperlukan.
  • Mengajarkan anggota keluarga untuk tidak selalu tergantung kepada kendaraan pribadi jika memungkinkan; belilah sepeda atau dorong anggota keluarga untuk sesekali menggunakan kendaraan umum jika keadaannya tidak mendesak.
  • Maksimalkan tanah kosong di rumah anda untuk membuat taman atau kebun dan ajarkan pada anak-anak untuk menghargai pentingnya keberadaan tanaman. Jika perlu, tanamlah jenis tanaman yang memiliki manfaat ganda seperti tanaman obat atau bahan masakan. Ajak anak-anak berpartisipasi dengan ikut memupuk, menyiram dan memanen hasilnya.
Selain langkah-langkah praktis di atas, anda bisa melakukan langkah yang lebih jauh dan kreatif. Sebagai contoh, anda bisa memelajari cara membuat kompos dari sampah rumah tangga yang kemudian dapat dijual atau diaplikasikan pada tanaman yang ada di rumah. Jika anda memiliki jiwa seni, anda bisa mengajak anak untuk membuat kerajinan dan hiasan rumah dari barang bekas. Dengan demikian, aplikasi lingkungan dengan go green concept bukan lagi sekedar wacana melainkan telah dilakukan di lingkungan rumah.