Rabu, 04 November 2015

PENGERTIAN BIOPORI

      Menurut bahasa, Biopori terdiri dari  Bio yang artinya Hidup dan Pori yang artinya pori-pori  yang bermanfaat. Lubang Biopori adalah lubang dengan diameter  10-30 cm dengan panjang  80-100 cm yang ditutupi dengan sampah organic yang berfungsi untuk menjebak air disekitarnya serta untuk membantu pelapukan sampah organic menjadi kompos. Lubang Resapan Biopori adalah lubang yang berbentuk liang (terowongan kecil) yang dibentuk oleh aktivitas fauna tanah (cacing, semut, rayap-rayap) dan perakaran tanaman.

      Lubang biopori akan berisi udara dan menjadi jalur mengalirnya air. Jadi, air hujan tidak langsung masuk kesaluran pembuangan air, tetapi meresap melalui lubang tersebut. Meningkatnya kemampuan tanah dalam meresapkan air , akan memperkecil peluang terjadinya aliran air dipermukaan tanah sehingga dapat mengurangi bahaya banjir.




MANFAAT LUBANG BIOPORI

> Meningkatkan daya perserapan air                                  
Kehadiran lubang resapan biopori secara langsung akan menambah bidang resapan air, setidaknya sebesar sebesar luas kolom lubang fauna tanah. Bidang resapan ini akan selalu terjaga kemampuannya dalam meresapkan air  karena aktvitas fauna tanahlah sebagai salah satu pendukungnya.

> Mengubah sampah organic menjadi kompos

Lubang resapan biopori dapat diaktifkan dengan cara memberikan sampah organic kedalamnya , sampah tersebut akan dijadikan sebagai sumber energy bagi organisme tanah dengan proses DEKOMPOSISI. Sampah yang telah didekomposisi dikenal dengan istilah “kompos”.

Kelebihan sampah organic yang dimasukkan kedalam lubang biopori :
a. Sampah organic akan menjadi kompos
b. Tidak cepat diemisikan ke atmosfer sebagai gas rumah kaca yang      berarti dalam hal ini dapat mengurangi pemanasan global.
c. Memelihara biodiversitas ( keanekaragaman hayati)

> Memanfaatkan fauna tanah dan akar tanaman
Selain perawatan langsung dari manusia, LRB jga diaktifkan oleh fauna tanah dan perakaran tanaman sehingga pemelihaaran LRB dapat dilakukan secara alami tanpa bahan kimia tertentu.

> Mengurangi emisi gas carbon ke udara
Sampah organic mengandung gas karbon yang apabila ditimbun didalam tanah akan menjadi humus yang bermanfaat, sedangkan jika dibakar gas karbon tersebut akan diemisikan ke udara sehingga menimbulkan pemanasan globlal.

> Mengurangi genangan air yang menyebabkan penyakit
Apabila tidak ada perserapan air hujan yang memadai, air hujan tersebut akan menggenang dan akibatnya dapat menimbulkan penyakit. Dalam hal ini, LRB sangat berguna karena membantu proses penyerapan air ke tanah, semakin banyak LRB maka semakin kita terhindar dari bahaya banjir dan penyakit.

CARA PEMELIHARAAN LRB

Lubang Resapan Biopori harus selalu terisi sampah organic.

Sampah organic dapur yang sudah menjadi kompos diambil setelah 2 minggu, sedangkan sampah organic kebun diambil setelah 2 bulan.

Jangan terlalu padat dalam memasukkan sampah organic. Beri celah udara agar organisme tanah bisa mencerna sampah tersebut supaya tidak kekurangan Oksigen.

Jika ada jenis sampah yang berpotensi bau, dapat diatasi dengan cara menutup bagian atas LRB dengan sampah kering.

Memasukkan sampah organic secara berkala pada saat terjadi penurunan volume sampah organik pada LRB.

0 komentar:

Posting Komentar